Selasa, 03 Februari 2015

XXI CINEMA BUMI KEDATON MALL IS OPEN

Masyarakat provinsi Lampung khususnya Kota Bandar Lampung mulai 23 Januari 2015 disuguhi tempat hiburan baru, bioskop XXI yang merupakan bagian dari Cineplex 21 Group adalah sebuah jaringan bioskop di Indonesia, dan pelopor jaringan cineplex di Indonesia. 

Jaringan bioskop ini tersebar di beberapa kota besar di seluruh Indonesia dan sebagian besar di

antaranya terletak di dalam pusat perbelanjaan, dengan film-film Hollywood dan Indonesia sebagai menu utama, dan didukung oleh teknologi tata suara Dolby Digital dan THX. Cineplex 21 Group memulai kiprahnya di industri hiburan sejak tahun 1986, hingga Mei 2014, Cineplex 21 Group memiliki total 736 layar tersebar di 33 kota di 142 lokasi di seluruh Indonesia. Group ini didirikan oleh Sudwikatmono bekerjasama dengan Benny Suherman dan Harris Lesmana. 

Seiring dengan tuntutan perkembangan zaman, Cineplex 21 Group telah melakukan sejumlah pembenahan dan pembaharuan, di antaranya adalah dengan membentuk jaringan bioskopnya menjadi 3 merek terpisah, yakni Cinema 21, Cinema XXI, The Premiere, IMAX untuk target pasar berbeda. (sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Cineplex_21_Group). 
interior XXI studio 1

Sebelumnya masyarakat hanya memiliki bioskop 21 yang ada Central Plaza Lantai 2 Jl. Kartini No. 21 Bandar Lampung tidak ada alternatif, sehingga jika ada film yang banyak di minati penonton, banyak penonton yang kecewa karena kehabisan tiket.

dari sisi manajemen pemasaran menimbulkan banyak pertanyaan diantaranya bagaimana kedua bioskop menarik konsumen?,  (bersambung)

Minggu, 01 Februari 2015

Pantai Sari Ringgung

Satu lagi pantai yang sedang ramai di bicarakan
masyarakat Lampung - Pantai Sari Ringgung tepatnya di Desa Sidodadi, Kecamatan Telukpandan, Pesawaran - Pasir timbul dan masjid terapung menjadi daya tarik utama Pantai Sari Ringgung. Tempat wisata yang diresmikan 20 Desember 2014.
Tak kalah indah dari pantai Pantai Puri Gading, Pantai Duta Wisata, Pantai Mutun dan Pantai Queen Artha yang jaraknya lebih dekat dari kota Bandar Lampung. 
Setelah melewati pintu gerbang akan melewati dua portal (pos tiket). Satu kendaraan roda dua dikenai tarif Rp.5000, Sedangkan kendaraan roda empat dikenai tarif Rp.10.000. 
Ringgung dilihat dari Google Earth 
Di Pantai Sari Ringgung ada masjid terapung --- Masjid Terapung Al Aminah, demikian nama masjid yang terletak di kawasan pantai Ringgung masjid ini benar-benar terapung di lautan diantara keramba-keramba dan bagan-bagan. 
dengan waktu 15-25 menit menggunakan perahu kecil tak jauh dari pantai Sari Ringgung ada salah
satu objek wisata bahari Pasir Timbul. Perahu-perahu kecil dengan kapasitas 10-15 orang siap mengantarkan Anda. Biaya yang ditawarkan berkisar Rp 130.000-Rp 200.000 saran saya bernegosiasilah dengan petugas (atau kalau ga mau ribet langsung ke loket pembelian tiket)  Anda akan diantar oleh para nelayan setempat yang beralih profesi menjadi jasa penyewaan jasa perahu. Anda bisa sepuasnya menikmati pasir timbul di sini tanpa adanya keterikatan waktu. Untuk lebih menikmati sensasi pasir timbul usahakan menyeberang ke pasir timbul pada pagi hari pada saat air sedang surut dan luasan pasir yang masih luas, kalau sudah siang cuaca terik dan air yang mulai pasang. 


Rabu, 28 Januari 2015

pagi dan senja

metrokibang suatu saat.















sultan hasanudin airport in the morning














tanjung karang suau pagi














bogor suatu pagi














natar














senja di kampus

Kamis, 22 Januari 2015

self healing journey (part 2)

setelah selesai keliling, tiba saatnya untuk makan siang, disalah satu sudut pusat perbelanjaan dengan pemandangan kota dan pengunungan. tak lama makanan yang di pesan pun tiba. sembari menunggu jemputan untuk berkeliling ke seputaran ciwidey esok hari,
tujuan perjalanan kali ini adalah untuk leisure meskipun bergaya backpacker, karena males bawa-bawa koper lebih nyaman bawa backpack sebagai solo traveler. sebagai solo traveler ga perlu malu atau segan saat makan sendirian nikmati saja, selagi ga menggangu orang lain. 
makan siang selesai sekitar pukul 12, 30 pm. tiba saatnya untuk melanjutkan bersantai karena agenda hari pertama ini bukan untuk mengeksplore tempat wisata yang banyak sekali pilihannya, agenda hari ini hanya makan, nonton, istirahat dan sedikit belanja :). 
pilihan film jatuh pada The Hobbit: The Battle of the Five Armies Film yang akan melanjutkan kisah petualangan epik Bilbo Baggins (Martin Freeman), Gandalf (Ian McKellen) dan pemimpin para kurcaci (Thorin Oakenshield).
Setelah berhasil menguasai tanah kelahiran mereka dari Naga Smaug, para kurcaci ternyata kini harus menghadapi teror yang lebih sadis dari sang Naga. Tidak hanya itu, keserakahan Thorin akan harta menambah penderitaan mereka. Namun teror yang sebenarnya kini dipersiapkan oleh musuh kuno bernama Sauron. Teror yang tidak seorang pun tahu kecuali oleh Gandalf.
Sauron telah mengumpulkan pasukan Orc untuk menghancurkan manusia. Disaat pasukan kegelapan bersatu, Manusia, Kurcaci, dan Peri kini harus memutuskan apakah mereka akan bersatu melawan kegelapan. Bilbo akhirnya memutuskan untuk pergi bertempur bersama teman-temannya. Pertempuran lima tentara akan menentukan nasib mereka di Middle Earth. (sbr:http://www.21cineplex.com/the-hobbit-the-battle-of-the-five-armies movie,3712,14HBOT.htm).
kesan menonton film ini bagus, visual efek dan dan alur cerita yang seru, dan cukup menghibur. keluar dari XXI tiba saatnya keliling kota, tak jauh dari festival citylink dan lapangan Tegal Lega ada musium Sri Baduga, beberapa informasi tentang sri baduga yang saya peroleh dari situs resminya (www.sribadugamuseum.com) kurang lebih seperti ini :
Propinsi Jawa Barat merupakan wilayah yang sebagian besar didiami oleh orang Sunda, oleh karena itu sering disebut Tatar sunda atau Tanah Sunda. Dari perjalanan sejarah dan lingkup geografis Budaya Jawa Barat secara umum berada pada lingkup budaya Sunda, sebagai budaya daerah yang menunjang pembangunan kebudayaan nasional.

Wilayah yang sarat dengan ragam budaya serta didukung oleh kultur alam dan kultur sosial yang kondusif sehingga terlahir ragam budaya. Wilayah yang strategis berakibat pada terjadinya berkembang dan adanya perubahan budaya yang merupakan dampak dari globalisasi yang ditandai dengan adanya revolusi dalam bidang informasi, komunikasi, dan transportasi. Hal tersebut memacu kita untuk mengambil langkah dan strategi secara bijak untuk menempatkan serta memposisikan citra seni budaya daerah untuk tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat. 

Tinggalan kebudayaan yang bernilai tinggi banyak tersebar di Kawasan Jawa Barat, baik yang hampir punah maupun yang masih berkembang hingga kini. Perkembangan kebudayaan berlangsung sepanjang masa sesuai dengan pasangsurutnya pola kehidupan. Dengan perkembangan tidak sedikit pengaruh budaya luar yang masuk. Hal ini disebabkan karena wilayah Jawa Barat pada posisi strategis dari berbagai aspek mobilitas penduduk yang cukup tinggi. Pengaruh budaya luar cenderung mempercepat proses kepunahan budaya asli Jawa Barat, maka pemerintah mengambil kebijakan untuk mendirikan Museum Negeri Jawa Barat . Pembangunannya dimulai sejak tahun 1974 dengan lokasi menggunakan gedung pemerintah, yaitu bekas Kawedanaan Tegallega. Sebagian dari bangunan asli tersebut tetap dipelihara kelestariannya dan digunakan sebagai kantor administrasi. 

Peresmian penggunaan Museum Negeri Jawa Barat baru dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 1980 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI , Dr. DAUD JOESOEF didampingi oleh Gubernur Kepal;a Daerah Tingkat I Propinsi Jawa Barat H. Aang Kunaefi. Pada tanggal 1 April 1990, sepuluh tahun setelah peresmian digunakan nama "Sri Baduga" Raja yang memerintah di Pajajaran. 
Pada era Otonomi Daerah (OTDA) berdasarkan Perda No.5 Tahun 2002 sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) bergabung dengan Dinas Kebudayaan Propisi Jawa Barat dengan nama Balai Pengelolaan Museum Negeri Sri Baduga hingga sekarang.



Selasa, 20 Januari 2015

self healing journey (part 1)

JT 243-TKG-CGK
Perjalanan ini di mulai dari sini.
Ruang tunggu bandara Radin Inten II, Bandar Udara Radin Inten II (IATA: TKG, ICAO: WICT) adalah bandar udara yang melayani kota Bandar Lampung di Lampung, Indonesia. Nama bandar udara ini diambil dari nama Radin Inten II, Sultan Lampung yang terakhir.
Bandar udara ini berlokasi di Jalan Branti Raya di Branti, Natar, di barat laut Bandar Lampung di Kabupaten Lampung Selatan. 

Bandar udara Radin Inten II melayani beberapa rute penerbangan yaitu ke Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Batam, Krui. saat ini maskapai yang melayani Garuda Indonesia, Lion Air, Aviastar, Susi Air, Sriwijaya Air, dan Xpress Air. dari beberapa maskapai tersebut maskapai Aviastar dan Xpress Air merupakan maskapai baru yang melayani penerbangan langsung dengan tujuan Lampung-Badung PP, Lampung-Palembang PP, Lampung-Jogyakarta PP, Lampung -Semarang PP.dengan semakin banyaknya maskapai beroperasi di Bandar udara Radin Inten II mempermudah masyarakat Lampung untuk melakukan perjalanan. 
Tepat pukul 19.40 pesawat JT 234 landing di SHIA (Soekarno Hatta International Airport) dilanjutkan perjalanan darat menuju kota bandung menumpang shuttle bus X-trans ke pop hotel festival citylink Bandung karena sudah terlalu malam perjalanan dilanjutkan di pulau kapuk saja.
sedikit review untuk pop hotel festival citylink Bandung sebagai hotel budget dengan fasilitas yang dimiliki cukup membuat nyaman dengan kamar yang bersih dan pelayanan yang cukup ramah. tapi untuk sarapannya tidak banyak pilihan hanya ada 2 atau 3 menu yang disajikan dan pilihan kopi dan teh. (jangan bandingkan dengan hotel bintang 3 atau bahkan 4 atau 5).
Selesai sarapan dimulailah ngebolang, menyusuri jalan peta dekat dengan festival citylink ada pasar burung yang disebut juga pasar burung sukahaji, dipasar ini banyak di perdagangkan aneka unggas mulai dari ayam, burung dan bahkan ada juga kucing dan kelinci. bagi pecinta hewan peliharaan baik itu burung dan ayam banyak pilihan yang bisa anda pilih di pasar burung sukahaji ini.


Rabu, 07 Januari 2015

Batas Waktu Tugas SKB

tugas 1 - pembuatan proposal kelayakan bisnis
waktu kumpul pada saat ujian akhir semester.
dikerjakan berkelompok
buat dgn kreatif
softcopy dikirim ke susiindri@umitra.ac.id

tugas 2 - pembuatan proposal pkm penelitian
waktu kumpul tgl 15 februari 2015 pukul 13.00
dikerjakan berkelompok
panduan dapat diperoleh di sdr yulian andika
softcopy dikirim ke indriey2001@gmail.com